Kendari, Sulawesi Tenggara – Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam mendukung kelancaran arus logistik di wilayahnya. Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi (STRANAS PK) yang digelar di Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Kendari, Jumat (15/8/2025).
Bahas Pencegahan Korupsi dan Efisiensi Logistik
Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, mulai dari jajaran KSOP, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, hingga perwakilan asosiasi pelaku usaha. Agenda utama pertemuan membahas strategi pencegahan praktik korupsi dalam sektor perhubungan laut sekaligus upaya meningkatkan efisiensi distribusi logistik di Kota Kendari dan sekitarnya.
Kepala KSOP Kelas II Kendari menekankan pentingnya transparansi dalam pelayanan pelabuhan, mulai dari bongkar muat hingga distribusi barang. “Kelancaran logistik harus dibarengi dengan sistem yang akuntabel. Dengan adanya STRANAS PK, diharapkan tidak ada lagi ruang bagi praktik pungli ataupun penyalahgunaan wewenang,” tegasnya.

Baca juga: Kejari Buton Dalami Dugaan Korupsi Pembangunan Gedung Ekspo 2022 Senilai Rp9 Miliar
Pemkot Kendari Siap Bersinergi
Wali Kota Kendari yang diwakili oleh Sekretaris Daerah menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan STRANAS PK, khususnya dalam sektor logistik dan transportasi laut. Menurutnya, peran pelabuhan sangat vital dalam menggerakkan perekonomian daerah, apalagi Kendari merupakan salah satu pusat distribusi di Sulawesi Tenggara.
“Pemerintah Kota Kendari berkomitmen penuh mendukung langkah KSOP dan Tim STRANAS PK. Kami percaya, jika logistik berjalan lancar dan bebas dari hambatan, maka perputaran ekonomi daerah juga akan semakin tumbuh,” ujarnya.
Pelaku Usaha Sambut Positif
Para pelaku usaha yang hadir juga menyambut baik inisiatif tersebut. Mereka menilai langkah pencegahan korupsi di sektor pelabuhan akan mendorong efisiensi biaya dan mempercepat arus barang. Salah seorang perwakilan asosiasi logistik menyebutkan bahwa transparansi prosedur sangat dibutuhkan untuk menciptakan iklim usaha yang sehat.
“Keberadaan STRANAS PK menjadi harapan baru. Jika proses distribusi lebih cepat, otomatis harga barang di pasaran juga lebih stabil, sehingga masyarakat luas ikut merasakan manfaatnya,” katanya.
Harapan Kelancaran Distribusi di Masa Depan
Melalui rapat koordinasi ini, berbagai pihak sepakat untuk memperkuat sinergi, baik dari sisi regulasi, pengawasan, maupun implementasi di lapangan.
“STRANAS PK bukan hanya soal pencegahan korupsi, tetapi juga bagaimana kita memastikan logistik berjalan lancar untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkas perwakilan Pemkot.





