, ,

Kota Kendari Raih Sertifikat Bebas Frambusia 2025

oleh -1214 Dilihat

Kendari – Kota Kendari resmi meraih sertifikat bebas frambusia dari Kementerian Kesehatan RI pada tahun 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan Pemerintah Kota Kendari dalam memberantas penyakit frambusia sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Apa Itu Frambusia?

Frambusia adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Treponema pallidum pertenue. Penyakit ini umumnya menyerang kulit, tulang, dan sendi, serta banyak ditemukan di wilayah dengan kondisi sanitasi buruk. Penyakit tersebut juga sering mengancam anak-anak di daerah pedesaan tropis.

Upaya pemberantasan frambusia menjadi salah satu prioritas nasional, sejalan dengan target eliminasi penyakit tropis terabaikan yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Upaya Kendari Menuju Kota Bebas Frambusia

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kendari menjelaskan, capaian ini tidak terlepas dari program pencegahan dan penanggulangan yang dilakukan secara intensif dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami melaksanakan deteksi dini, pengobatan massal di wilayah rawan, serta edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, sinergi lintas sektor seperti kader kesehatan, perangkat kelurahan, hingga tokoh masyarakat menjadi kunci sukses dalam memastikan setiap kasus frambusia dapat segera ditemukan dan ditangani.

Sertifikat Bebas Frambusia
Sertifikat Bebas Frambusia

Baca juga: Rapat Koordinasi Tim STRANAS PK di KSOP Kelas II Kendari, Pemkot Tegaskan Komitmen Dukung Kelancaran Logistik

Penghargaan untuk Kota Kendari

Sertifikat bebas frambusia diberikan langsung oleh Kementerian Kesehatan RI dalam momentum Hari Kesehatan Nasional. Kendari menjadi salah satu dari beberapa kota di Indonesia yang berhasil mencapai target eliminasi penyakit tersebut.

Wali Kota Kendari menyampaikan rasa syukurnya atas penghargaan ini.
“Keberhasilan ini adalah kerja keras bersama. Sertifikat bebas frambusia bukan hanya prestasi pemerintah, tapi juga bukti kepedulian masyarakat Kendari terhadap kesehatan,” katanya.

Dampak bagi Masyarakat

Dengan status bebas frambusia, masyarakat Kota Kendari dapat merasakan manfaat langsung berupa meningkatnya kualitas kesehatan, menurunnya risiko penularan penyakit kulit menular, serta meningkatnya kepercayaan terhadap pelayanan kesehatan daerah.

Capaian ini juga diharapkan menjadi motivasi bagi Pemkot Kendari untuk terus memperkuat layanan kesehatan primer, memperluas program pencegahan penyakit menular lainnya, serta mendorong budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat.

Komitmen ke Depan

Pemerintah Kota Kendari berkomitmen untuk menjaga status bebas frambusia dengan terus melakukan pemantauan berkelanjutan, meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, serta mengedukasi masyarakat agar kesadaran kesehatan tetap tinggi.

“Kami tidak boleh lengah. Sertifikat ini harus jadi semangat baru agar Kota Kendari bebas dari penyakit menular lainnya,” pungkas Wali Kota.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.