, ,

Hashim Djojohadikusumo Akui MBG Punya Kelemahan: Hal yang Wajar

oleh -3 Dilihat

Wawasan KendariHashim Djojohadikusumo mengakui bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih memiliki sejumlah kelemahan dalam pelaksanaannya. Namun, ia menilai kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam sebuah program berskala besar yang masih dalam tahap implementasi.

Menurutnya, setiap program baru pasti memerlukan proses evaluasi dan penyempurnaan agar dapat berjalan lebih optimal.

Kelemahan sebagai Bahan Perbaikan

Hashim menegaskan bahwa kelemahan yang ditemukan bukan untuk disesalkan, melainkan dijadikan bahan perbaikan ke depan. Ia mendorong seluruh pihak terkait untuk terbuka terhadap kritik dan masukan demi meningkatkan kualitas program.

Pendekatan ini dinilai penting agar MBG dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Hashim Djojohadikusumo
Hashim Djojohadikusumo

Baca juga: Anggota DPR Blak-blakkan: Akses Diskusi di Komisi I Tertutup, Menhan-Menlu Jarang Hadir Rapat

Fokus pada Manfaat Jangka Panjang

Program MBG sendiri dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan seperti anak-anak. Hashim menilai tujuan jangka panjang program ini tetap relevan dan perlu didukung.

Meski ada kendala di lapangan, manfaat yang diharapkan dinilai jauh lebih besar.

Perlu Sinergi dan Pengawasan

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi serta pengawasan yang ketat dalam pelaksanaan program. Dengan koordinasi yang baik, berbagai kendala teknis dapat diatasi secara bertahap.

Optimisme Program Akan Semakin Baik

Hashim optimistis bahwa seiring waktu, program MBG akan semakin baik dan efektif. Dengan evaluasi berkelanjutan serta komitmen semua pihak, kelemahan yang ada dapat diperbaiki dan program dapat berjalan sesuai harapan.

Indosat

No More Posts Available.

No more pages to load.