Wawasan Kendari – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program MBG sebagai bagian dari kebijakan pro-rakyat. Ia menyampaikan bahwa penggunaan anggaran negara untuk membantu masyarakat merupakan hal yang wajar dan menjadi tanggung jawab pemerintah.
Menurutnya, negara memang hadir untuk memastikan kesejahteraan rakyat, termasuk melalui berbagai program bantuan dan pemberdayaan.
Anggaran Negara untuk Kepentingan Publik
Prabowo menekankan bahwa anggaran yang digelontorkan pemerintah pada dasarnya berasal dari rakyat dan harus kembali untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, program-program yang memberikan manfaat langsung dinilai sebagai bentuk keadilan sosial.
“Apa salahnya uang negara digunakan untuk membantu rakyat? Itu memang tugas pemerintah,” ujarnya.

Baca juga: Rakor Armuzna Digelar di Mekah, PPIH Siapkan Layanan Puncak Haji
Dorong Pemerataan Kesejahteraan
Program MBG disebut sebagai salah satu instrumen untuk mendorong pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat. Pemerintah berupaya memastikan bahwa bantuan dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan, terutama masyarakat berpenghasilan rendah.
Langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan daya beli masyarakat.
Tetap Perhatikan Akuntabilitas
Meski menekankan pentingnya bantuan langsung, Prabowo juga mengingatkan bahwa pengelolaan anggaran harus tetap dilakukan secara transparan dan akuntabel. Pengawasan menjadi hal penting agar program berjalan tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Pemerintah berkomitmen menjaga keseimbangan antara penyaluran bantuan dan tata kelola keuangan yang baik.
Harapan untuk Dampak Ekonomi Positif
Dengan kelanjutan program MBG, pemerintah berharap dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian, terutama dalam mendorong konsumsi masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.
Prabowo optimistis bahwa kebijakan yang berpihak pada rakyat akan memperkuat fondasi ekonomi nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan secara merata.



