Wawasan Kendari – Wali Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk melakukan reformasi pengelolaan pasar tradisional sekaligus meningkatkan kinerja Perusahaan Umum Daerah (Perumda) sebagai bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Dorongan reformasi ini disampaikan Wali Kota dalam agenda evaluasi kinerja dan pembenahan tata kelola sektor perdagangan di lingkungan Pemerintah Kota Kendari.
Pengelolaan Pasar Dinilai Perlu Pembenahan
Wali Kota Kendari menilai bahwa pasar tradisional memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Namun, pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kebersihan, ketertiban, hingga optimalisasi pendapatan daerah.
“Pasar harus dikelola secara profesional, transparan, dan berpihak pada pedagang serta konsumen,” tegas Wali Kota.
Ia menekankan pentingnya penataan kios, pengelolaan retribusi yang tertib, serta peningkatan fasilitas pendukung agar pasar tradisional mampu bersaing dengan pusat perbelanjaan modern.
Reformasi Perumda Jadi Kunci Efisiensi
Selain pasar, Wali Kota Kendari juga menyoroti kinerja Perumda yang dinilai perlu direformasi agar lebih efisien dan akuntabel. Perumda diharapkan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga mampu memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat.
Menurutnya, peningkatan kinerja Perumda akan berdampak langsung pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta keberlanjutan layanan publik.

Baca juga: Wali Kota Kendari Pimpin Apel Gelar Pasukan Gabungan, Tekankan Sinergi dan Disiplin Aparat
Penataan Manajemen dan SDM
Dalam mendorong reformasi, Wali Kota menekankan perlunya pembenahan manajemen dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Perumda maupun pengelola pasar. Evaluasi kinerja secara berkala dan penerapan sistem berbasis digital dinilai penting untuk meningkatkan transparansi.
Ia juga meminta jajaran terkait untuk bekerja lebih inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Sinergi Antar-OPD Diperkuat
Reformasi pengelolaan pasar dan Perumda tidak bisa berjalan sendiri. Wali Kota Kendari meminta adanya sinergi kuat antar-organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya dinas yang membidangi perdagangan, keuangan, dan pengawasan.
Koordinasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat proses pembenahan dan meminimalkan hambatan di lapangan.
Dampak bagi Pedagang dan Masyarakat
Reformasi ini diharapkan membawa dampak positif bagi pedagang pasar, seperti terciptanya lingkungan usaha yang lebih tertib, nyaman, dan berkeadilan. Bagi masyarakat, pasar yang dikelola dengan baik akan memberikan kenyamanan berbelanja serta menjamin ketersediaan dan stabilitas harga kebutuhan pokok.
Wali Kota juga menegaskan bahwa kebijakan reformasi akan dilakukan secara bertahap dan melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk pedagang pasar.
Arah Kebijakan ke Depan
Sebagai langkah lanjutan, Pemkot Kendari akan menyusun peta jalan (roadmap) reformasi pengelolaan pasar dan Perumda. Roadmap ini akan menjadi acuan dalam penataan kebijakan, peningkatan layanan, serta pengawasan kinerja secara berkelanjutan.
Wali Kota berharap reformasi ini mampu menciptakan tata kelola pasar dan Perumda yang sehat, profesional, dan berorientasi pada kepentingan publik.
Penutup
Dorongan Wali Kota Kendari terhadap reformasi pengelolaan pasar dan peningkatan kinerja Perumda menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekonomi daerah dan pelayanan publik. Dengan tata kelola yang lebih baik, pasar dan Perumda diharapkan mampu berkontribusi optimal bagi kesejahteraan masyarakat Kota Kendari.






