Wawasan Kendari – Pemerintah Kota Kendari terus memperkuat upaya perlindungan dan pemenuhan hak anak melalui aksi lintas sektor yang melibatkan berbagai dinas, lembaga, dan masyarakat. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan masa depan anak-anak Kota Kendari terlindungi, sehat, dan berpendidikan.
Sinergi Pemerintah dan Pemangku Kepentingan
Wali Kota Kendari, H. Asrun Hasman, menyampaikan bahwa pembangunan yang berpihak pada anak memerlukan kolaborasi lintas sektor. Hal ini tidak hanya tanggung jawab Dinas Pendidikan atau Dinas Kesehatan, tetapi juga melibatkan Dinas Sosial, Kepolisian, LSM, hingga pihak swasta.
“Anak-anak adalah generasi penerus. Perlindungan dan pemenuhan hak mereka adalah prioritas kami. Semua pihak harus bergerak bersama,” ujar Asrun, Kamis (17/10).
Ia menambahkan bahwa strategi ini mencakup program pendidikan berkualitas, kesehatan yang optimal, serta perlindungan dari kekerasan dan eksploitasi.
Program Prioritas: Pendidikan, Kesehatan, dan Perlindungan
Dalam aksi lintas sektor ini, beberapa program prioritas yang ditekankan antara lain:
-
Peningkatan akses pendidikan berkualitas melalui perbaikan fasilitas sekolah, penguatan guru, dan bantuan pendidikan bagi anak kurang mampu.
-
Program kesehatan anak, termasuk imunisasi lengkap, pemeriksaan gizi, dan penyediaan layanan kesehatan mental.
-
Perlindungan anak dari kekerasan dan eksploitasi, termasuk penyuluhan orang tua dan pembinaan komunitas agar lingkungan anak aman dan nyaman.
-
Pemberdayaan keluarga dan masyarakat, dengan membentuk forum anak dan pelatihan bagi orang tua tentang hak dan kebutuhan anak.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kendari, Sri Wahyuni, menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada koordinasi antarinstansi.
“Kami membentuk tim lintas sektor yang rutin memantau kondisi anak, menilai implementasi program, dan menyiapkan langkah cepat bila ada anak yang membutuhkan perlindungan,” jelas Sri Wahyuni.

Baca juga: Wakil Wali Kota Kendari Gelar Pertemuan Evaluasi Dugaan Penyimpangan BBM Subsidi untuk Nelayan
Kolaborasi dengan Sekolah dan Komunitas
Sekolah menjadi salah satu mitra strategis dalam aksi ini. Kepala SMPN 3 Kendari, Drs. Hendra Prasetya, menyebut pihaknya aktif memberikan edukasi hak anak, pencegahan bullying, serta kegiatan kreativitas dan bakat bagi siswa.
“Lingkungan sekolah harus aman dan mendukung perkembangan anak. Kami siap bersinergi dengan pemerintah kota dan masyarakat untuk menciptakan generasi yang cerdas dan berkarakter,” ujar Hendra.
Selain itu, komunitas lokal juga dilibatkan dalam kegiatan ekstrakurikuler dan forum anak, sehingga anak-anak dapat belajar keterampilan hidup, kepemimpinan, dan tanggung jawab sejak dini.
Harapan dan Target Kota Kendari
Wali Kota Asrun menegaskan, aksi lintas sektor ini bukan sekadar program formalitas, melainkan komitmen nyata untuk menciptakan masa depan anak yang lebih baik.
“Kita ingin Kendari menjadi kota ramah anak, di mana mereka dapat belajar, bermain, dan tumbuh dengan aman. Keberhasilan anak adalah cerminan keberhasilan kita semua,” tegasnya.
Pemkot Kendari menargetkan indikator anak terlindungi, berpendidikan, dan sehat dapat meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan, seiring penguatan koordinasi lintas sektor dan partisipasi masyarakat.







