Kendari – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Kendari resmi meluncurkan Program Data Presisi sebagai langkah strategis untuk membenahi skema distribusi air bersih di wilayahnya. Program ini diharapkan mampu mengoptimalkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus mengurangi potensi kebocoran air dan ketidaktepatan penyaluran.
Peluncuran program dilakukan di kantor pusat PDAM Kendari pada [tanggal] dan dihadiri oleh jajaran direksi, perwakilan Pemerintah Kota Kendari, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Fokus pada Akurasi dan Efisiensi
Direktur PDAM Kendari, menjelaskan bahwa program Data Presisi dirancang untuk memetakan secara detail kondisi jaringan pipa, lokasi pelanggan, serta titik-titik distribusi.
“Selama ini kendala yang kita hadapi adalah data yang belum sepenuhnya akurat, sehingga distribusi air tidak merata. Dengan Data Presisi, kami bisa menentukan prioritas perbaikan dan penyaluran lebih tepat sasaran,” terangnya.
Melalui sistem ini, PDAM akan menggunakan teknologi pemetaan digital dan basis data terintegrasi yang diperbarui secara berkala. Data yang dihasilkan akan menjadi acuan untuk mengatur jadwal distribusi, perawatan infrastruktur, hingga perencanaan investasi di masa depan.

Baca juga: Kemenkum Sultra Gandeng SMAN 2 Kendari, Edukasi Kesadaran Kekayaan Intelektual di Segmen Pelajar
Manfaat Langsung bagi Masyarakat
Dengan adanya data yang lebih akurat, PDAM menargetkan beberapa manfaat, di antaranya:
-
Distribusi air lebih merata hingga ke wilayah yang selama ini sulit terjangkau.
-
Pengurangan keluhan pelanggan terkait keterlambatan atau ketiadaan pasokan air.
-
Efisiensi operasional karena penyaluran air bisa disesuaikan dengan kebutuhan riil di lapangan.
Sejumlah warga yang hadir dalam peluncuran program ini mengaku optimistis. “Kalau benar data ini dipakai untuk perbaikan, kami pasti mendukung. Selama ini di musim kemarau sering air kecil, semoga bisa diatasi,” ujar salah satu warga Kelurahan [nama kelurahan].
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kota Kendari menyambut baik inovasi ini. Menurut [Nama Pejabat Pemkot], langkah PDAM Kendari sejalan dengan visi kota untuk meningkatkan pelayanan publik berbasis teknologi.
“Data yang akurat adalah kunci. Dengan pemetaan yang presisi, PDAM bisa mengatur distribusi dengan adil dan efisien,” jelasnya.
Target Jangka Panjang
PDAM Kendari menargetkan bahwa dalam dua tahun ke depan, sistem Data Presisi sudah sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pengaduan pelanggan, sehingga setiap laporan gangguan bisa langsung ditangani dengan data lokasi yang akurat.
Selain itu, perusahaan juga akan melatih petugas lapangan untuk menginput data secara real time menggunakan perangkat mobile, memastikan informasi selalu mutakhir.
“Harapan kami, kualitas layanan air bersih di Kendari bisa meningkat signifikan dan keluhan pelanggan berkurang drastis,” tutup Direktur PDAM Kendari.





