Wawasan Kendari – Layanan darurat 112 di Kota Kendari mencatat sebanyak 2.566 panggilan selama periode Maret 2026. Tingginya jumlah laporan menunjukkan bahwa masyarakat semakin memanfaatkan layanan ini untuk menyampaikan kondisi darurat maupun gangguan di lingkungan sekitar.
Layanan 112 menjadi salah satu kanal penting dalam penanganan cepat berbagai kejadian.
Didominasi Gangguan Listrik dan Lalu Lintas
Dari total laporan yang masuk, sebagian besar didominasi oleh gangguan listrik serta permasalahan lalu lintas. Keluhan tersebut mencakup pemadaman listrik, kabel bermasalah, hingga kemacetan dan kecelakaan di jalan.
Hal ini menunjukkan dua sektor tersebut masih menjadi perhatian utama masyarakat.

Baca juga: Kanwil Kemenkum Sultra Hadiri Uji Petik BPK RI di KPPN Kendari
Respons Cepat Jadi Kunci Layanan
Pemerintah Kota Kendari menekankan pentingnya respons cepat dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Koordinasi dengan instansi terkait dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan efektif.
Kecepatan respons dinilai menjadi faktor utama dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Edukasi Penggunaan Layanan
Masyarakat juga diimbau untuk menggunakan layanan 112 secara bijak dan hanya untuk keperluan darurat. Edukasi terus dilakukan agar layanan ini tidak disalahgunakan.
Penggunaan yang tepat akan membantu petugas dalam memprioritaskan penanganan kasus yang mendesak.
Komitmen Tingkatkan Pelayanan Publik
Dengan tingginya jumlah panggilan, Pemkot Kendari berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan darurat. Evaluasi dan pengembangan sistem akan terus dilakukan guna memberikan pelayanan terbaik.
Layanan 112 diharapkan semakin optimal dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat secara cepat dan tepat.

